Jakarta — INFONEGERINEWS.COM–Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan program angkutan Motor Gratis (Motis) menggunakan moda kereta api merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menciptakan kelancaran arus mudik dan balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
“Program ini adalah bagian dari bentuk kehadiran pemerintah dalam rangka penyelenggaraan angkutan Natal dan tahun baru,” kata Menhub Dudy saat pelepasan keberangkatan perdana angkutan Motis dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa.
Menhub menjelaskan, program Motis tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat, tetapi juga meringankan biaya transportasi bagi pemudik yang melakukan perjalanan selama libur akhir tahun.
“Ini juga mendorong masyarakat untuk menggunakan angkutan umum,” ujarnya.
Pada hari pertama pelaksanaan, Menhub menyebutkan terdapat 509 penumpang yang memanfaatkan layanan Motis. Rinciannya, sebanyak 437 orang berangkat dari Jakarta menuju Stasiun Semarang Tawang dan Purwosari, serta 72 orang dari arah sebaliknya. Sementara itu, jumlah sepeda motor yang diangkut dari Jakarta tercatat sebanyak 357 unit.
“Tahun ini, angkutan Motis dengan kereta api melayani dua lintasan utama,” kata Dudy.
Lintas utara melayani rute Jakarta Gudang – Pasar Senen (penumpang) – Bekasi (penumpang) – Cirebon Prujakan – Tegal – Pekalongan – Semarang Tawang, dengan layanan pergi-pulang (PP). Sementara lintas tengah melayani rute Jakarta Gudang – Pasar Senen (penumpang) – Bekasi (penumpang) – Cirebon Prujakan – Purwokerto – Kebumen – Kutoarjo – Lempuyangan – Purwosari.
Hingga Selasa (23/12) pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 2.399 unit sepeda motor atau sekitar 43,09 persen telah terdaftar dari total kapasitas 5.568 unit sepeda motor. Pada layanan perjalanan contra flow, sebanyak 513 unit sepeda motor juga telah terdaftar.
Untuk penumpang, tercatat sebanyak 3.952 orang atau sekitar 31,07 persen dari total kapasitas 12.720 penumpang telah mendaftar. Sementara pada layanan contra flow, jumlah penumpang yang terdaftar mencapai 677 orang.
Menhub menambahkan, angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring masih dibukanya pendaftaran program Motis, yakni pada 1–29 Desember 2025 dan 1–4 Januari 2026.
Menurutnya, angkutan Motis dengan kereta api memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman, nyaman, selamat, dan terjangkau bagi masyarakat pengguna sepeda motor. Melalui skema ini, sepeda motor dan penumpang diangkut secara bersamaan dalam satu rangkaian kereta api, sehingga masyarakat tetap dapat membawa kendaraan ke daerah tujuan tanpa harus berkendara jarak jauh di jalan raya.
“Kami berharap ke depannya KAI dan Kemenhub dapat terus meningkatkan program ini untuk memicu animo masyarakat agar mengurangi penggunaan kendaraan bermotor di jalan selama Natal dan Tahun Baru,” ujar Menhub.
Bagi masyarakat yang berminat mengikuti program angkutan Motis dengan kereta api, pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman nusantara.kemenhub.go.id. Selain itu, pendaftaran juga dapat dilakukan secara luring di sejumlah stasiun, antara lain Jakarta Gudang, Tangerang, Bekasi, Depok Baru, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Lempuyangan, serta Purwosari.
Pelepasan keberangkatan perdana angkutan Motis tersebut turut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, serta Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin. (INN-AS)






