Polisi Aniaya dan Borgol Aktivis GP-Anshar Maluku, ketua DPW Perempuan Bangsa Maluku Ajak Aktivis Nahdhiyin Kawal Kasus Sampai Tuntas

Keadilan harus ditegakkan agar kepercayaan terhadap institusi Kepolisian tetap terjaga,
————

INFONEGERI NEUWS. Ambon Ketua DPW Perempuan Bangsa Provinsi Maluku, Nita Batuatas,SH.,MH yang juga sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Maluku (Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa) mengutuk keras oknum polisi.menghakimi staf ahli fraksi Golkar.

Nina Batuatas Ketua DPW Perempuan Bangsa saat di konfirmasi Media InFo negeri NEUWS -com saptu 21-12-2024, mengajak Aktivis Nahdhiyin untuk Mengawal Kasus ini sampai Tuntas di rana hukum.

Nita  juga adalah salah satu kader NU itu mengutuk & mengecam keras tindakan refresif oknum Nggota kepolisian.

GP Ansor Maluku telah melaporkan insiden ini melalui jalur hukum dan memastikan pendampingan hukum oleh LBH Ansor.

Organisasi ini juga menyerukan reformasi di tubuh Kepolisian untuk memastikan penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif.

Kami mengajak masyarakat Ambon untuk bersama-sama mengawal kasus ini.

Keadilan harus ditegakkan agar kepercayaan terhadap institusi Kepolisian tetap terjaga,katanya

Nita juga sampaikan kepada Seluruh Kader dan Pengurus GP Ansor berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.

Selain itu, organisasi ini juga akan terus menyuarakan pentingnya reformasi di tubuh Kepolisian, terutama dalam penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif. ( INN AS)

Avatar photo

Info Negeri News

PT Media Antar Nusa - Terkini, Jujur, dan Derpercaya

Artikel Terkait

LHP Dugaan Kasus DD-ADD Larike 2022–2024 Rampung, Inspektorat Siapkan Berkas ke Kejaksaan

DANA BANTUAN GEMPA MALUKU TENGAH DISOROT, MANTAN BUPATI TUASIKAL ABUA DIMINTA DIPERIKSA

PARIPURNA DPRD; Fraksi PKS-Golkar Desak Bupati Serius Selesaikan Batas Malteng-SBB: Jangan Biarkan Sengketa Berlarut!

Kinerja Bupati Malteng ?, Catatan Hibah dan DAK Rp22 Miliar serta 113M Tidak Terserap Jadi Sorotan

Kajati Maluku Didesak Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Bansos Rp16,1 Miliar di Maluku Tengah, Aktivis: Temuan BPK Pintu Masuk Penyelidikan

Dua Jam di Ruang Penyidik: Mengapa Nama Plt Kadispora Muncul dalam Skandal Bansos Rp9,7 Miliar?