Awas! Ular Patola Birokrasi Lama Terselip di dua Proyek Besar Terobosan Bupati Zulkarnain

PSN Maluku Tengah Bisa Jadi Kemenangan atau Bencana: Bom Kebijakan Lama Mengancam Setiap Langkah Bupati

————————————-

INFO NEGERI NEWS–Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah kembali menjadi sorotan publik. Di bawah kepemimpinan Zulkarnain Awat Amir, dua Proyek Strategi Nasional (PSN) senilai Rp640 miliar digulirkan untuk hilirisasi perkebunan, sebuah terobosan ambisius yang berpotensi meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja.

Namun, dibalik megaprojek ini, publik menyoroti “ular patola birokrasi lama”—pejabat dan kebijakan dari pemerintahan sebelumnya yang masih menancap di struktur birokrasi dan bisa menimbulkan masalah besar. Kasus bansos yang amburadul, defisit anggaran, serta kebijakan lama yang belum tersibak menjadi tanda bahwa proyek ini bisa tersandera masalah lama kapan saja.

Sumber publik menegaskan, Bupati tidak perlu malu hati karena posisinya adalah pejabat birokrasi sekaligus pekerja politik Pilkada. Namun, ia harus sangat waspada: jika ada pejabat yang menyimpan bom kebijakan yang berpotensi menghambat kinerjanya, Bupati wajib bersikap tegas dan melakukan tindakan korektif segera.

“Proyek ini berpotensi menjadi ladang masalah jika birokrasi lama tidak dibersihkan,” kata seorang pengamat kebijakan. Ia menekankan, tanpa evaluasi dan audit menyeluruh, risiko penyalahgunaan anggaran, maladministrasi, dan konflik kepentingan sangat tinggi.

Publik menekankan bahwa keberanian Bupati Zulkarnain harus diimbangi dengan ketelitian dan hati-hati dalam mengawasi pejabat birokrasi, memastikan setiap keputusan dan kebijakan baru tidak terjebak warisan kebijakan lama. Satu kesalahan kecil, dan PSN senilai ratusan miliar ini bisa berubah dari simbol prestasi menjadi bom waktu yang meledak di tengah pembangunan.

Publik menyarankan langkah mitigasi: evaluasi kinerja pejabat, audit menyeluruh kebijakan lama, penguatan pengawasan internal dan eksternal, serta transparansi penuh pada kebijakan dan keputusan .

Terobosan pembangunan besar di Maluku Tengah ini membawa harapan dan risiko bersamaan. Publik mendukung ambisi Bupati, tetapi mengingatkan bahwa siapa pun yang lengah bisa menjadi korban ular patola birokrasi lama. Bupati Zulkarnain harus tegas menghadapi dan menyingkir dari gigitan Berbisa Ular Patola yang sudah lama mengendap di gua birokrasi agar proyek strategis jebolan Bupati ini benar-benar menjadi prestasi pembangunan, bukan jebakan Ular Patola  birokrasi Lama. (INN)

Avatar photo

Info Negeri News

PT Media Antar Nusa - Terkini, Jujur, dan Derpercaya

Artikel Terkait

Kucuran Tambahan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK dan PPPK-PW: Maluku Tengah Dapat Berapa?

Bupati Disorot: Penunjukan Sekda Jadi Plt Kadis Perkebunan Dinilai Abaikan Etika Pemerintahan

Awas! Ular Patola Birokrasi Lama Terselip di dua Proyek Besar Terobosan Bupati Zulkarnain

Strategi Hilirisasi Zulkarnain Awat Amir Akselerasi Nilai Tambah Komoditas Perkebunan

Seremoni Tanpa Substansi: Kontradiksi Komitmen Kesehatan Bupati Maluku Tengah

Pelantikan PPPK Paruh Waktu Tanpa Kursi, LSM Pukat Seram: Ini Pelecehan terhadap Martabat Aparatur Negara